Lugas Tegas Tepat

Startup nuklir Antares kumpulkan dana $470 juta untuk pangkalan militer

  • Bagikan
Startup nuklir Antares kumpulkan dana $470 juta untuk pangkalan militer

📌 Poin Utama Berita Ini:

  • Startup nuklir Antares mengumpulkan pendanaan senilai $470 juta atau setara Rp 8,43 triliun yang terdiri dari $370 juta ekuitas dan $100 juta utang.
  • Pendanaan Seri C ini dipimpin oleh Paradigm dan Caffeinated Capital untuk membangun reaktor modular kecil bagi pangkalan militer Amerika Serikat.
  • Reaktor Antares menggunakan bahan bakar TRISO serta dirancang untuk menghasilkan listrik antara 100 kilowatt hingga 1 megawatt.
  • Demonstrasi reaktor Mark-0 milik perusahaan telah mencapai kekritisan di Idaho National Laboratory pada tanggal 4 Juni.
  • Antares menjadi salah satu finalis dalam program Advanced Nuclear Power for Installations milik Pentagon untuk pengujian di pangkalan militer.

Startup reaktor nuklir Antares mengumumkan bahwa pihaknya telah berhasil mengumpulkan pendanaan sebesar $470 juta atau sekitar Rp 8,43 triliun untuk membangun reaktor skala kecil di berbagai pangkalan militer Amerika Serikat. Pendanaan tahap Seri C ini terdiri dari $370 juta dalam bentuk ekuitas dan $100 juta dalam bentuk utang.

Putaran pendanaan tersebut dipimpin oleh Paradigm dan Caffeinated Capital. Aksi korporasi ini juga melibatkan partisipasi dari Industrious Ventures, Point72 Ventures, dan Shine Capital yang menunjukkan meningkatnya minat investor terhadap startup nuklir lanjutan akibat lonjakan pembangunan pusat data kecerdasan buatan.

Berdasarkan laporan TechCrunch, minat investor kepada startup nuklir melonjak tajam seiring meningkatnya permintaan listrik untuk pusat data dan elektrifikasi ekonomi secara luas. Lonjakan investasi ini mencerminkan tingginya kebutuhan akan sumber energi baru di tengah perkembangan teknologi digital modern.

Spesifikasi Reaktor Modular Antares

Antares saat ini tengah mengembangkan reaktor modular kecil atau small modular reactor yang mampu menghasilkan daya listrik antara 100 kilowatt hingga 1 megawatt. Kapasitas daya tersebut dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan listrik hingga 750 unit rumah tinggal.

Dalam rancangannya, startup ini menggunakan bahan bakar TRISO yang membungkus uranium dalam cangkang karbon dan keramik. Bahan bakar ini telah lama dipromosikan sebagai alternatif yang jauh lebih aman dibandingkan bahan bakar nuklir tradisional.

Bola-bola bahan bakar TRISO berukuran seperti bola biliar tersebut dapat didinginkan menggunakan gas helium atau garam cair. Lapisan pelindungnya dirancang secara khusus untuk mencegah bahan bakar meleleh dalam reaktor bersuhu tinggi yang tipikal.

Pencapaian Uji Coba dan Program Pentagon

Reaktor demonstrasi milik Antares yang diberi nama Mark-0 telah berhasil mencapai kekritisan pada tanggal 4 Juni lalu. Pengujian penting tersebut dilaksanakan di fasilitas Idaho National Laboratory.

Perusahaan ini juga tercatat sebagai salah satu dari tiga finalis dalam program Advanced Nuclear Power for Installations milik Pentagon. Program tersebut direncanakan akan menguji reaktor modular kecil pada pangkalan Angkatan Udara di wilayah Colorado dan Montana.

Antares menargetkan untuk membawa reaktor penghasil listrik pertamanya beroperasi secara online pada tahun depan. Sementara itu, penyebaran operasional di berbagai instalasi militer Amerika Serikat dijadwalkan terlaksana pada tahun 2028 mendatang.

Tabel Rincian Pendanaan dan Spesifikasi Antares

Kategori Detail Informasi Nilai / Kapasitas
Pendanaan Seri C Total Pendanaan $470 juta (Rp 8,43 triliun)
Komposisi Pendanaan Ekuitas dan Utang $370 juta ekuitas, $100 juta utang
Kapasitas Listrik Daya Keluaran Reaktor 100 kilowatt – 1 megawatt
Daya Jangkau Kapasitas Rumah Hingga 750 rumah
Total Pendanaan Akumulasi Finansial $604 juta (Rp 10,84 triliun)

Tren Investasi Sektor Nuklir Global

Para investor terus berbondong-bondong mengalirkan modal ke sektor tenaga nuklir dan fisi seiring meningkatnya kebutuhan listrik global. Permintaan energi ini melonjak tajam menyusul masifnya pembangunan fasilitas pusat data serta elektrifikasi ekonomi secara menyeluruh.

Sebelumnya pada bulan April, perusahaan X-energy berhasil menghimpun dana sebesar $1 miliar melalui penawaran umum perdana atau IPO. Selain itu, startup lain seperti Radiant Energy, Standard Nuclear, dan Last Energy masing-masing juga mencatatkan perolehan dana jumbo sejak bulan Desember.

Antares sendiri sebelumnya telah menutup putaran pendanaan Seri B senilai $96 juta atau sekitar Rp 1,72 triliun pada bulan Desember. Berdasarkan analisis TechCrunch terhadap data PitchBook, total keseluruhan dana yang telah dihimpun oleh Antares mencapai $604 juta atau setara Rp 10,84 triliun.

Tantangan Komersialisasi Industri Nuklir

Terlepas dari tingginya antusiasme para investor, startup nuklir lanjutan masih harus menghadapi berbagai hambatan serius menuju tahap komersialisasi. Tantangan tersebut mencakup rantai pasok di Amerika Serikat yang belum matang serta kendala dalam meningkatkan skala produksi.

Banyak startup reaktor modular kecil yang mengunggulkan manfaat manufaktur massal dengan klaim dapat menekan biaya secara signifikan. Namun, keuntungan dari manufaktur massal biasanya membutuhkan waktu setidaknya satu dekade untuk dapat terwujud nyata.

Hingga saat ini, belum ada satupun startup di bidang tersebut yang berhasil mencapai tahap kematangan manufaktur massal. Kondisi ini membuat para pelaku industri harus bekerja ekstra keras dalam mengatasi berbagai rintangan teknis maupun operasional.

Proyeksi Biaya Energi dan Pasar Militer

Reaktor modular kecil generasi awal yang diperkirakan mulai beroperasi pada awal tahun 2030-an tampaknya sulit bersaing secara biaya dengan sebagian besar pembangkit listrik baru. Lazard, lembaga yang menganalisis biaya energi dari berbagai teknologi, memperkirakan biaya reaktor baru ini mencapai sekitar $214 atau Rp 3,84 juta per megawatt-jam.

Pada tingkat harga tersebut, biaya operasionalnya akan jauh lebih mahal dibanding seluruh jenis turbin gas kecuali yang paling mahal sekalipun. Hingga kini, Antares belum mengungkapkan secara terbuka mengenai struktur penetapan harga produknya kepada publik.

Melihat realitas pasar energi yang cukup ketat tersebut, langkah startup ini untuk mengejar kontrak dengan militer Amerika Serikat menjadi keputusan yang masuk akal. Militer dikenal luas sebagai pihak pelanggan yang tidak terlalu sensitif terhadap fluktuasi harga tinggi.

Disclaimer:
Artikel ini disarikan dari laporan media internasional mengenai pendanaan startup teknologi nuklir untuk keperluan militer dan tidak dimaksudkan sebagai nasihat keuangan atau investasi. Informasi lebih lanjut dapat merujuk langsung pada artikel asli di TechCrunch

Referensi Sumber: TechCrunch – Antares raises $470M to build nuclear reactors for the US military

Tim Redaksi: Redaksi DomainJava

Penulis:

  • Bagikan
Exit mobile version