Lugas Tegas Tepat

Enigma Raih Pendanaan Awal 71 Juta USD untuk Kontrol Robot Intuitif

  • Bagikan
Enigma Raih Pendanaan Awal 71 Juta USD untuk Kontrol Robot Intuitif

📌 Poin Utama Berita Ini:

  • Enigma berhasil mengamankan pendanaan awal sebesar 71 juta USD yang dipimpin oleh Index Ventures dan Ribbit Capital.
  • Startup ini mengembangkan pendekatan baru agar interaksi manusia dengan robot menjadi jauh lebih intuitif dan mudah.
  • Sebanyak lebih dari 100 robot dipersiapkan dalam eksperimen publik besar-besaran untuk menguji berbagai metode komunikasi.
  • Perusahaan ini didirikan oleh Jonathan Jacobi dan Gal Niv yang merekrut talenta-talenta unggul dari ekosistem teknologi Israel.

Enigma berhasil mengamankan pendanaan awal senilai 71 juta USD atau setara dengan Rp 1.282.828.000.000 untuk mewujudkan ambisi besar membuat pengendalian robot semudah mengatur volume suara. Pendanaan putaran awal ini dipimpin secara langsung oleh Index Ventures dan Ribbit Capital, serta turut melibatkan partisipasi dari Sarah Guo melalui Conviction Partners.

Sebagai startup riset yang baru beroperasi kurang dari satu tahun, Enigma memilih jalur berbeda dalam mengembangkan teknologi kecerdasan buatan. Alih-alih hanya berfokus pada peningkatan kapabilitas model seperti analisis video web atau simulasi komputer, perusahaan ini mempelajari bagaimana manusia berinteraksi secara alami dengan mesin.

Berdasarkan laporan yang dilansir dari TechCrunch, langkah strategis ini diambil oleh para pendiri Enigma untuk menciptakan antarmuka yang lebih intuitif bagi pengguna awam. Para petinggi perusahaan percaya bahwa pendekatan ini akan menghasilkan pemahaman baru yang mendalam mengenai cara kerja otak robotik di masa depan.

Latar Belakang Pendirian dan Tim Pengembang

Enigma didirikan oleh Jonathan Jacobi yang dikenal sebagai mantan karyawan termuda Microsoft. Ia direkrut oleh pendiri Wiz, yakni Assaf Rappaport, saat masih bekerja di perusahaan tersebut.

Jacobi mendirikan startup ini bersama sahabat masa kecilnya, Gal Niv. Keduanya pertama kali bertemu saat mengikuti kompetisi meretas ketika masih berusia remaja.

Kedua pendiri ini kemudian mempererat hubungan pertemanan mereka saat bertugas bersama di Unit 8200 Israel. Di unit elit tersebut, mereka fokus mendalami berbagai riset penting terkait keamanan siber.

Ketika memutuskan untuk membangun perusahaan bersama pada tahun lalu, mereka memilih bidang kecerdasan buatan untuk robotika. Meskipun tidak memiliki pengalaman langsung di bidang robotika, mereka melihat sektor ini menyimpan tantangan paling menarik.

Merekrut Talenta Terbaik dari Ekosistem Teknologi

Untuk memperkuat tim risetnya, Jacobi dan Niv merekrut sejumlah teman terdekat mereka dari komunitas teknologi di Israel. Tim tersebut diisi oleh para alumni laboratorium AI terkemuka hingga pemenang olimpiade matematika.

Beberapa anggota bahkan rela meninggalkan program doktoral atau studi S3 mereka demi bergabung dengan proyek ambisius ini. Shardul Shah selaku mitra di Index Ventures memberikan pandangannya terhadap pilihan tim tersebut.

Dalam ulasannya, Shardul Shah menyebutkan bahwa para pendiri Enigma bertindak sebagai pihak luar industri robotika konvensional. Kondisi ini justru memberikan ruang yang lebih luas bagi mereka untuk melahirkan gagasan-gagasan yang orisinal.

Eksperimen Publik Skala Besar

Enigma berencana menggelar eksperimen skala besar untuk menguji cara manusia berkomunikasi dengan mesin ciptaan mereka. Siapa pun di dunia nantinya dapat berinteraksi secara online dengan lebih dari 100 robot kepunyaan perusahaan tersebut.

Robot-robot ini ditempatkan di dalam hangar khusus yang berlokasi di wilayah Israel dan California. Berbagai kemampuan menarik telah disematkan pada robot-robot ini untuk keperluan pengujian.

Beberapa tugas yang dapat dilakukan meliputi menggambar menggunakan kuas cat hingga melakukan eksperimen kimia sederhana. Eksperimen tersebut mencakup aktivitas mengambil dan mencampurkan cairan di dalam tabung reaksi.

Rincian Data Finansial Pendanaan Enigma

Komponen Pendanaan Keterangan Nilai
Total Pendanaan Awal 71 Juta USD
Konversi ke Rupiah Rp 1.282.828.000.000
Investor Utama Index Ventures, Ribbit Capital
Partisipan Lainnya Sarah Guo (Conviction Partners)

Kendala Interaksi Robot Saat Ini

Jonathan Jacobi menilai bahwa interaksi manusia dengan robot pada masa kini masih terlalu rumit dan melelahkan. Ia mencontohkan situasi ketika seseorang harus menghabiskan waktu lama hanya untuk memberi instruksi sederhana pada mesin.

Ketika seseorang harus menghabiskan waktu 15 menit untuk menjelaskan peletakan barang cuci piring kepada robot, pengguna biasanya akan memilih mengerjakannya sendiri. Situasi kejenuhan semacam ini dialami oleh banyak orang meskipun menggunakan model AI paling canggih sekalipun.

Oleh karena itu, Enigma berupaya keras memangkas kerumitan tersebut agar pengalaman penggunaan menjadi jauh lebih efisien. Tujuannya agar efisiensi penggunaan robot dapat dirasakan langsung oleh masyarakat luas.

Menjadikan Kontrol Semudah Tombol Volume

Enigma meyakini bahwa manipulasi robot seharusnya dirancang sesederhana memutar kenop volume pada sebuah kendaraan. Pengguna tentu akan merasa frustrasi jika harus menghitung persentase tertentu tanpa kepastian tingkat kebisingan akhir.

Melalui eksperimen publik yang sedang disiapkan, perusahaan akan mengevaluasi berbagai cara komunikasi yang paling nyaman bagi manusia. Pengujian ini mencakup berbagai metode interaksi yang dapat dipilih oleh pengguna.

Beberapa metode komunikasi yang diuji meliputi interaksi berbasis teks, audio, maupun pengenalan melalui contoh video. Perusahaan juga mempertimbangkan opsi interaksi sentuh seperti teknik ketuk, seret, dan lepas.

Rencana Kolaborasi Sektor Industri

Meskipun eksperimen yang dilakukan bersifat terbuka, data dunia nyata yang terkumpul diharapkan mampu menemukan antarmuka yang optimal. Pengumpulan data interaksi ini juga berfungsi untuk menyempurnakan cara melatih model dasar kecerdasan buatan.

Hingga saat ini, pihak manajemen belum mempublikasikan secara rinci mengenai kasus penggunaan komersial dari teknologi tersebut. Kendati demikian, Enigma telah menjalin kerja sama dengan sejumlah perusahaan di berbagai sektor industri.

Kemitraan strategis tersebut telah terjalin dengan perusahaan-perusahaan yang bergerak di bidang kesehatan, logistik, serta industri hiburan. Kolaborasi ini menjadi langkah awal bagi penerapan teknologi robotik interaktif di dunia nyata.

Disclaimer:
Artikel ini disarikan dari laporan teknologi global dan bertujuan untuk memberikan informasi terkini mengenai perkembangan industri kecerdasan buatan serta robotika tanpa muatan promosi komersial langsung.
TechCrunch

Referensi Sumber: TechCrunch – Enigma raises $71M to make controlling a robot as easy as adjusting the volume

Tim Redaksi: Redaksi DomainJava

Penulis:

  • Bagikan
Exit mobile version