- Samsung Electronics meluncurkan lini ponsel lipat Galaxy Z Fold8, Galaxy Z Fold8 Ultra, dan Galaxy Z Flip8 dalam acara Galaxy Unpacked di London.
- Galaxy Z Fold8 hadir dengan bodi lebih pendek dan lebar seukuran paspor, bobot 201 gram, layar utama 7,6 inci, serta chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5.
- Galaxy Z Fold8 Ultra menawarkan layar utama 8 inci, bodi setipis 4,1 mm saat dibuka, dan kamera utama 200 MP.
- Galaxy Z Flip8 dibekali layar dalam 6,9 inci dan layar luar FlexWindow 4,1 inci dengan teknologi Flex Titanium untuk memperkuat struktur layar.
- Harga perangkat dipatok mulai dari 1.199,99 USD atau sekitar Rp 21.680.599 untuk Galaxy Z Flip8 hingga 2.099,99 USD atau sekitar Rp 37.942.799 untuk Galaxy Z Fold8 Ultra.
Samsung Electronics resmi meluncurkan lini ponsel lipat terbarunya yang mencakup Galaxy Z Fold8, Galaxy Z Fold8 Ultra, dan Galaxy Z Flip8. Peluncuran perangkat tersebut berlangsung dalam acara Galaxy Unpacked di London pada Rabu, 22 Juli 2026.
Seri terbaru ini membawa perubahan desain yang cukup signifikan serta menyematkan integrasi teknologi kecerdasan buatan Galaxy AI dan Google Gemini. Kehadiran lini perangkat ini bertujuan untuk menjangkau segmen konsumen yang lebih luas di tengah persaingan industri teknologi yang semakin ketat.
Berdasarkan laporan dari berbagai media, peluncuran ini juga diwarnai oleh persiapan industri dalam mengantisipasi dinamika pasar ponsel lipat global. Samsung menilai bahwa inovasi bentuk fisik perangkat menjadi kunci utama dalam memikat hati konsumen.
Perusahaan merancang Galaxy Z Fold8 dengan bodi yang lebih pendek dan lebar menyerupai ukuran paspor. Perangkat ini memiliki bobot lebih ringan yaitu 201 gram.
Ponsel ini dibekali layar utama berukuran 7,6 inci dengan rasio 4:3. Selain itu, terdapat layar cover dengan rasio 10:16.
Dapur pacunya mengandalkan chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5. Perangkat ini juga didukung baterai berkapasitas 4.800 mAh serta sistem kamera ganda 50 MP.
Sementara itu, Galaxy Z Fold8 Ultra hadir sebagai varian tertinggi dalam jajaran ini. Varian tersebut mengusung layar utama berukuran 8 inci.
Bodi perangkat ini dirancang sangat tipis, yakni hanya 4,1 mm saat dibuka. Samsung juga melengkapinya dengan kamera utama beresolusi 200 MP.
Seri Galaxy Z Flip8 turut mendapatkan pembaruan desain yang lebih tipis. Ponsel lipat kerang ini memiliki layar dalam seluas 6,9 inci.
Bagian luar perangkat dilengkapi dengan layar FlexWindow berukuran 4,1 inci. Samsung menyematkan teknologi Flex Titanium untuk memperkuat struktur layar.
Teknologi tersebut juga berfungsi untuk mengurangi bekas lipatan pada perangkat. Hal ini diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan pengguna secara keseluruhan.
Presiden dan Head of DX Division Samsung Electronics, TM Roh, menyampaikan arah pengembangan teknologi pada perangkat seluler terbarunya. Ia menilai bahwa kecerdasan buatan akan semakin terintegrasi dengan keseharian pengguna.
“Seiring berkembangnya AI menjadi lebih agenik, perangkat seluler akan menjadi titik masuk paling personal untuk pengalaman yang memahami dan beradaptasi dengan setiap pengguna,” ujar TM Roh selaku Chief Executive Officer, President dan Head of the Device eXperience (DX) Division di Samsung Electronics.
Ia menambahkan bahwa pencapaian ini menjadi standar baru dalam industri perangkat pintar. Samsung berkomitmen untuk terus memajukan pengalaman seluler premium.
“Dengan menetapkan standar baru untuk ponsel lipat, kami sekali lagi memajukan pengalaman seluler premium dan membuka era kecerdasan berikutnya kepada lebih banyak orang,” tambah TM Roh.
Langkah Samsung dalam memperluas varian desain ponsel lipat dilakukan untuk menyasar segmen pasar yang lebih luas. Perusahaan melihat adanya potensi besar di tengah masyarakat yang belum pernah mencoba perangkat lipat.
“Orang-orang sekarang sudah tahu apa itu ponsel lipat, tetapi banyak konsumen di AS yang belum pernah menyentuh atau merasakannya langsung,” ungkap Drew Blackard selaku senior vice president of mobile product management Samsung.
Ia menilai bahwa lanskap bentuk perangkat seluler akan terus mengalami perkembangan di masa depan. Tren pasar diprediksi akan kembali menuju era kebebasan desain.
“Sebenarnya ada keanekaragaman bentuk perangkat selama bertahun-tahun. Dan perasaan saya, kita mungkin akan berakhir di tempat seperti itu lagi,” jelas Drew Blackard.
Perubahan proporsi layar pada Galaxy Z Fold8 juga dilatarbelakangi oleh pergeseran perilaku konsumsi media pengguna. Durasi menonton video melalui perangkat seluler mengalami pertumbuhan yang sangat pesat.
“Salah satu hal yang kami lihat dalam beberapa tahun terakhir adalah pertumbuhan eksponensial dalam menonton video seluler,” kata Drew Blackard.
Mayoritas aktivitas menonton kini telah beralih sepenuhnya ke perangkat genggam. Bentuk fisik dari konten media sosial maupun platform hiburan turut memengaruhi desain layar ponsel.
“Konsumen menonton 80 persen video mereka di perangkat seluler sekarang, bukan di depan layar TV atau tablet. Bentuk fisik dari konten itu sendiri telah berubah—Anda beralih dari format tampilan lanskap untuk hal-hal seperti Netflix ke orientasi vertikal untuk banyak media sosial,” jelas Drew Blackard.
Persaingan di pasar ponsel lipat diprediksi akan semakin ketat dengan antisipasi masuknya Apple ke ranah serupa. Samsung melihat kompetisi ini sebagai hal positif untuk membiasakan masyarakat dengan format perangkat lipat.
“Semakin banyak yang ada di luar sana, semakin banyak orang akan terbiasa dengan bentuk perangkat ini,” ujar Drew Blackard. Ia juga mengandalkan pengalaman panjang perusahaan dalam mengembangkan kategori produk tersebut.
“Ketika sampai pada keputusan mereka, kita dapat mengandalkan fakta bahwa ini adalah generasi kedelapan kami. Jelas, generasi pertama cenderung melalui hambatan,” imbuhnya.
Potensi pasar ponsel lipat dianalogikan seperti pembagian kelas dalam moda transportasi penerbangan. Strategi ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan berbagai kalangan konsumen.
“Anda akan memiliki sejumlah kursi kelas satu dan sejumlah kelas ekonomi, dan Anda harus menyeimbangkannya,” tutur Dave Nicholson selaku chief tech advisor untuk firma riset Futurum. Tujuan utamanya adalah memaksimalkan jangkauan pasar secara optimal.
“Anda ingin mendapatkan uang sebanyak mungkin dari pasar, membuat orang senang di setiap titik sepanjang jalan,” tambah Dave Nicholson.
Analis Counterpoint Research, Gerrit Schneemann, turut memberikan pandangan mengenai dampak kehadiran pemain baru di pasar ini. Kehadiran merek lain diyakini mampu memberikan validasi yang kuat bagi industri ponsel lipat.
“Ponsel lipat bisa mendapatkan ‘sedikit stempel persetujuan setelah Apple melakukannya dengan baik’,” kata Gerrit Schneemann selaku analis Counterpoint Research.
Dari perspektif data industri, diversifikasi bentuk perangkat memberikan fleksibilitas tinggi bagi pelanggan. Strategi ini dinilai sangat aman bagi para produsen besar.
“Ketika Apple meluncurkan perangkat tersebut dan menjadi populer, mereka juga dapat menawarkan format jenis yang sama kepada pelanggan mereka,” ujar Francisco Jeronimo selaku vice president for data and analytics di IDC.
Variasi bentuk fisik memberikan banyak pilihan bagi konsumen sesuai dengan preferensi masing-masing. Hal ini mencegah produsen kehilangan pangsa pasar akibat keterbatasan gaya.
“Merek tersebut tidak kehilangan apa pun dalam meluncurkan format jenis baru karena itu hanya penawaran lain. Jika seseorang berkata, ‘Saya tidak suka gaya buku,’ maka mereka memiliki gaya paspor. Kita kemungkinan akan melihat lebih banyak bentuk fisik dan perangkat yang bermunculan tahun depan,” jelas Francisco Jeronimo.
Berikut adalah daftar model ponsel lipat Samsung Galaxy Z Series beserta harga resminya:
| Model Perangkat | Harga USD | Estimasi Harga Rupiah (Kurs Rp 18.068) |
|---|---|---|
| Galaxy Z Flip8 | $1.199,99 | Rp 21.680.599 |
| Galaxy Z Fold8 | $1.899,99 | Rp 34.327.999 |
| Galaxy Z Fold8 Ultra | $2.099,99 | Rp 37.942.799 |
Masa pemesanan atau pre-order untuk lini Samsung Galaxy Z Series terbaru ini telah dibuka mulai tanggal 22 Juli 2026. Sementara itu, jadwal penjualan perdana secara global ditetapkan pada tanggal 7 Agustus 2026 mendatang.
Artikel ini diolah dari draf informasi resmi peluncuran produk global tanpa penambahan spesifikasi fiktif. Ketersediaan produk dan harga dalam Rupiah dapat menyesuaikan dengan kebijakan distributor resmi di wilayah masing-masing.
PDI Perjuangan Bali
Referensi Sumber: Samsung Rilis Lini Ponsel Lipat Galaxy Z Series 2026 di London
Tim Redaksi: Redaksi DomainJava
Penulis: Mafatihatul Maziyyah











